Hasil Survei Sebut Mayoritas Pemudik Lebaran Dukung Putusan MA soal Vaksin Valal

Antara, Jurnalis
Sabtu 14 Mei 2022 10:30 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Lembaga Media Survei Indonesia (MSI) merilis hasil survei yang menyebutkan mayoritas pemudik Lebaran 2022 mendukung putusan Mahkamah Agung (MA) terkait dengan vaksin halal di Indonesia.

(Baca juga: Panja DPR Minta Pemerintah Ikuti Putusan MA Terkait Vaksin Halal)

"Sebanyak 87,8 persen responden mendukung putusan MA yang telah mewajibkan Pemerintah menyediakan vaksin halal. Sementara itu, hanya 1,1 persen responden yang menolak," kata Direktur MSI Asep Rohmatullah saat pemaparan hasil survei di Jakarta, Sabtu (14/5/2022).

Akan tetapi, kata dia, hanya 22,7 persen responden yang mengetahui adanya putusan MA Nomor 31 P/HUM/2022.

Mantan peneliti LSI-Denny JA itu menambahkan, sebanyak 95,8 persen responden memilih vaksin halal dibanding vaksin haram. Jika dipaksa untuk mendapatkan vaksin haram, sebanyak 84,1 persen akan menolak. Sementara itu, yang mau menerima vaksin haram hanya 7,4 persen, sedangkan lainnya tidak tahu/tidak menjawab 8,5 persen.

Dia mengatakan, 37,3 persen responden yang mengetahui adanya vaksin halal dan haram. Sementara itu, yang tidak tahu sebanyak 62,3 persen.

Adapun jenis vaksin yang disebut sebagai vaksin yang haram atau tidak mendapatkan sertifikat halal oleh responden adalah AstraZeneca 23,5 persen, Sinovac 8,6 persen, Pfizer 8,2 persen, Moderna 7,5 persen, Johnson-Johnson 7,3 persen, Sinopharm 2,2 persen, Zifivax 1,5 persen, Merah Putih 0,4, dan tidak tahu/tidak menjawab 55,8 persen.

Sementara itu, jenis vaksin halal yang paling banyak disebut adalah Sinovac 51,3 persen, Merah Putih 22,8 persen, Zifivax 9,3 persen, AstraZeneca 7,3 persen, Pfizer 4,7 persen, Sinopharm 4,7, Moderna 3,4 persen, Johnson-Johnson 1,1 persen, dan tidak menjawab 33,4 persen.

Dari semua responden pemudik, sebanyak 50,7 persen responden menyatakan sudah divaksin booster, yang divaksin dua kali 39,9 persen, dan yang baru satu kali 9,5 persen.

Diketahui, survei tersebut dilakukan pada tanggal 1–7 Mei 2022. Pengambilan data melalui wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner yang tersimpan di aplikasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya