“Sebagai epidemiolog, saya katakan penggunaan masker itu masih sangat penting. Sehingga transisi tanggung jawab yang tadinya bersifat mandatory menjadi voluntery, perannya sekarang ada di masing-masing individu dan keluarga dalam melindungi komunitas,” ucap Dicky.
Sebab penularan sekecil apapun di ruang terbuka, tetap berpotensi meningkatkan fatalitas di fasilitas kesehatan, utamanya pada kelompok rentan seperti lansia, penderita komorbid dan anak-anak yang belum bisa mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19.
Dicky juga menjelaskan bahwa pemakaian masker adalah untuk siapa saja tanpa terkecuali. Tidak boleh ada pihak yang lengah oleh landainya kondisi pandemi agar gelombang ataupun wabah baru tidak terjadi lagi baik di Indonesia maupun dunia.
“Apalagi dengan ancaman-ancaman yang ada seperti hepatitis akut pada anak ya, tetap ini perilaku hidup sehat tetap jadi andalan. Kemudian yang harus disiapkan oleh pemerintah saat ini adalah dengan cakupan vaksinasi yang lebih baik ditingkatkan supaya fatalitas (seperti kematian) lebih turun,” kata dia.
Baca juga: Masih Ada 15 Persen Masyarakat Belum Terinfeksi dan Terima Vaksin Covid-19
(Fakhrizal Fakhri )