Restorative Justice, Anak yang Mencuri Harta Ayahnya Dibebaskan

Antara, Jurnalis
Kamis 02 Juni 2022 14:35 WIB
Ilustrasi okezone
Share :

MEDAN - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akan menghentikan penuntutan perkara pencurian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan menerapkan pendekatan keadilan restoratif dan disetujui Jampidum Kejagung.

(Baca juga: Lewat Restorative Justice, Polisi Bebaskan 40 Petani Kelapa Sawit di Bengkulu)

"Perkara yang diusulkan dan dihentikan penuntutannya adalah dari Kejari Deli Serdang dan Kejari Gunung Sitoli," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Idianto melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan, Kamis (2/6/2022).

Dikatakanya, perkara pertama adalah dengan tersangka Yudi Ramadani (34) yang melanggar Pasal 367 ayat (2) KUH Pidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Tersangka Yudi melakukan pencurian dalam keluarga dengan korban orang tuanya sendiri Wagiman (58). Pelaku dan korban sudah berdamai dengan saling memaafkan. Korban telah mencabut laporannya di Polsek Beringin.

Kemudian dengan tersangka Yanto Firman Laoli yang melakukan penganiayaan dengan cara mendorong korban dengan dua tangan sampai terjatuh. Ia meninju bibir sebelah kiri korban sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan kanan.

Lebih jauh dia menjelaskan, korban telah memaafkan tersangka dan dilakukan perdamaian tanpa syarat serta disaksikan penyidik Polres Nias, kepala desa, tokoh masyarakat dan keluarga.

Alasan dan pertimbangan dilakukannya penghentian penuntutan dengan penerapan restorative justice berpedoman pada Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 yaitu tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, jumlah kerugian di bawah Rp2,5 juta, ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara, adanya perdamaian antara tersangka dengan korban dan direspon positif oleh keluarga.

"Kemudian, antara tersangka dan korban masih mempunyai hubungan keluarga dan ada kesepakatan berdamai. Tersangka menyesali perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,"tutup Kasi Penkum Kejati Sumut.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya