Permusuhan Raja dan Mahapatih Majapahit yang Dilatarbelakangi Pertentangan 2 Wangsa

Avirista Midaada, Jurnalis
Jum'at 10 Juni 2022 07:01 WIB
Peta Kerajaan Majapahit (foto: wikipedia)
Share :

MPU NAMBI merupakan sosok mahapatih pertama Kerajaan Majapahit. Sosoknya sudah menjabat sejak era Raden Wijaya yang merupakan bagian dari Wangsa Rajasa. Ia masih menjadi mahapatih kala Jayanagara naik tahta menggantikan posisi Raden Wijaya.

Tetapi hubungan kedua pejabat utama Majapahit ini tidak pernah akur. Saling curiga selalu mewarnai hubungan antara Jayanagara dengan Mpu Nambi. Mansur Hidayat pada bukunya "Arya Wiraraja dan Lamajang Tigang Juru" mengisahkan Jayanagara naik tahta menjadi raja pada usia yang sangat muda.

 BACA JUGA:Golongan Terendah pada Kerajaan Majapahit, dari Algojo hingga Pedagang Asing

Raja Majapahit kedua yang bergelar Sri Sundarapadnyadewadhiswarana Maharajabhiseka Wikramottunggadewa ini naik tahta di usai kurang lebih 15 tahun. Di usia tersebut tentulah secara kejiwaan dan emosional masih belum memiliki emosi yang matang dan tidak terkontrol.

Hal ini ditambah dengan penentangan oleh Wangsa Rajasa dan para pendukung setianya yang dipelopori oleh Mpu Nambi, sehingga pertentangan internal dalam istana Majapahit sudah tidak terelakkan lagi. Suasana ketidaknyamanan antara raja dan patihnya dan di antara keduanya memang mempunyai hubungan yang kurang baik.

 BACA JUGA:Misteri Resto Majapahit di Tengah Hutan, Dulu Mewah Kini Horor bak Lokasi Uji Nyali

Saat itu memang Jayanagara muncul sebagai pewaris tahta dari Wangsa Sinelir. Sementara Mpu Nambi merupakan kubu yang pendukung Wangsa Rajasa, beranggapan bahwa Gayatri putri keempat Kertanegara yang seharusnya menjadi raja Majapahit.

Di tengah hubungan yang renggang antara Jayanagara dengan Mpu Nambi ada satu tokoh yang kian memperumit hubungan keduanya. Dia adalah Mahapati, yang sosoknya sudah muncul pada saat Mpu Sora sedang terbelit kasus pembunuhan Kebo Anabrang.

Akan tetapi dari perilaku politik, tokoh Mahapati ini selalu bertentangan dan menjatuhkan tokoh-tokoh yang setia dengan Wangsa Rajasa. Dikarenakan ibunda Jayanagara yang dekat dengan Wangsa Sinelir, bisa jadi sosok Mahapati ini juga merupakan penasihat utama wangsa ini. Sosoknya mulai dipercaya oleh Jayanagara dalam menjalankan pemerintahan.

Bisa dikatakan Mahapati ini merupakan jabatan pelaksana pemerintahan yang dipegang oleh Mpu Nambi. Hal ini pula yang membuat Mahapati mulai mengincar jabatan mahapatih Majapahit, yang berimbas pada ketidaknyamanan Mpu Nambi yang masih resmi menjabatnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya