MAKASSAR – Pihak kepolisian menggelar penyelidikan kasus penyerangan yang dilakukan sekelompok waria terhadap seorang pria di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Insiden itu terekam dalam video yang menjadi viral di media sosial.
BACA JUGA: Acara Tasyakuran Bareng Fashion Show LGBT Dibatalkan, Pemkab Sidrab Sebut Keliru Beri Izin
Di sisi lain, pihak waria yang disebut melakukan penyerangan juga melaporkan balik insiden tersebut ke polisi.
Terkait kejadian ini penyelidik dari Polres Sidrap tengah melakukan pendalaman dan akan memanggil kedua belah pihak. Pihak kepolisian juga akan melakukan gelar perkara terkait kejadian tersebut.
BACA JUGA: 5 Fakta Tasyakuran Dibarengi Fashion Show LGBT, Izin Acara Langsung Dicabut!
“Kami akan mengundang semua pihak terkait masalah laporan ini, selanjutnya kami akan melakukan gelar perkara,” jelas Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Saharuddin.
Sementara itu pihak waria membantah melakukan penyerangan.
Agustina, perwakilan dari pihak waria mengatakan bahwa mereka mendatangi korban meminta klarifikasi atas postingan di media sosial yang menjelekkan kaum waria. Namun, menurutnya, mereka tidak melakukan penyerangan, justru merasa terancam karena ada rekan korban yang membawa pisau.
“Sementara kita berbicara, dia naik emosi. Kami mulai mundur karena merasa terancam karena temannya memegang pisau,” kata Agustina.
(Rahman Asmardika)