PRESIDEN AS Joe Biden tiba di Arab Saudi pada Jumat (15/7/2022) waktu setempat dan menjadi perhentian terakhir dalam Tur Timur Tengah pertamanya sebagai pemimpin AS.
Dikutip dari Arab News, Joe Biden tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz di kota pelabuhan Laut Merah, Jeddah, Arab Saudi pada hari ketiga dari perjalanan empat hari melintasi Timur Tengah.
Berikut sejumlah fakta lawatan Joe Biden ke Arab Saudi:
1. Disambut Raja Salman dan Pangeran MBS
Setelah tiba di Jeddah, Biden bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan kemudian mengadakan pertemuan kerja yang lebih besar dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan pejabat senior Arab Saudi lainnya serta penasihat utama Presiden.
Biden diterima di Istana Al-Salam di Jeddah oleh putra mahkota menjelang pertemuan.
Biden juga akan mengambil bagian dalam pertemuan Sabtu para pemimpin dari Dewan Kerjasama Teluk – Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan UEA – sebelum kembali ke Washington. Para pemimpin negara tetangga Timur Tengah Mesir, Irak dan Yordania juga akan hadir.
Baca juga: Diskusi Penting antara Presiden AS Joe Biden dengan Raja Salman dan Pangeran MBS di Arab Saudi
2. Pukulan Tinju untuk Putra Mahkota
Joe Biden memulai kunjungan ke Arab Saudi pada, Jumat dengan memberikan pukulan tinju kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Dilansir dari Reuters, pada awal perjalanan Biden ke Timur Tengah, para pejabat mengatakan dia akan menghindari kontak dekat, seperti berjabat tangan, sebagai tindakan pencegahan terhadap Covid-19. Tetapi presiden akhirnya terlibat dalam jabat tangan di Israel.
3. Bahas Pembunuhan Jurnalis Khashoggi
Joe Biden mengatakan kepada MBS bahwa ia bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi.
Dikutip dari Reuters, pembicaraan itu terjadi saat kunjungan Joe Biden ke Arab Saudi dan bertemu dengan para pemimpin negara tersebut.
Ia berkata Putra Mahkota membantah AS terlibat dan telah meminta pertanggungjawaban kepada mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.