Dari jumlah responden yang mengetahui, kata Burhanuddin, mayoritas percaya akan mengusut kasus tersebut mengedepankan pembuktian ilmiah atau scientific crime investigation.
"Di antara warga yang mengetahui kasus tersebut, mayoritas percaya janji Kapolri akan mengusut tuntas kasus secara objektif, transparan dan akuntabel dengan mengedepankan pembuktian ilmiah, scientific crime investigation, 65.7 persen," terang Burhanuddin.
Survei itu melibatkan 1.229 responden. Proses pengambilan data dilakukan melalui metode wawancara via telepon. Adapun pelaksanaan survei dilakukan sepanjang 11-17 Agustus 2022. Adapun margin of error sekitar 2,5% dengan tingkat kepercayaan 95%.
(Awaludin)