DEM Indonesia Desak Alihkan Subsidi BBM untuk Energi Baru Terbarukan

Agustina Wulandari , Jurnalis
Jum'at 02 September 2022 17:37 WIB
Energi baru terbarukan. (Foto: okezone.com)
Share :

“Stop sudah menggelontorkan subsidi untuk energi kotor yang harus impor,” katanya.

Padahal di sisi lain, katanya, DEM Indonesia melihat besarnya potensi energi primer Indonesia yang berbasis energi baru terbarukan (EBT). Antara lain pada panas bumi atau geothermal, cadangan yang dimiliki Indonesia mencapai 23,9 Gigawatt (GW) yang merupakan 40 persen cadangan geothermal dunia.

“Kalau orang bilang Arab adalah surganya minyak bumi, maka Indonesia adalah surganya geothermal. Paling besar dibandingkan negara-negara lain,” tuturnya.

Namun sayang, lanjutnya, kekayaan potensi geothermal Indonesia itu sejauh ini baru termanfaatkan tidak lebih dari 20 persen. Belum lagi potensi EBT lainnya, seperi energi air, energi matahari, energi angin/bayu, dan potensi-potensi EBT lainnya yang berserak cukup banyak di seantero Nusantara, yang belum dimanfaatkan secara optimal. Upaya Pemerintah meningkatkan bauran energi pun hingga saat ini tidak pernah mencapai target.

Dalam kajian DEM Indonesia, paparnya, situasi yang timpang ini diakibatkan oleh tidak adanya political will yang jelas untuk beralih ke EBT. Ditambah lagi perilaku masyarakat yang terlalu asyik dengan energi fosil BBM yang niscaya akan habis dan tak tergantikan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya