Dorong Budidaya Masyarakat, Bupati Morowali Utara Sabet Penghargaan IVL 2022

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 05 September 2022 23:48 WIB
Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi saat menerima penghargaan IVL 2022. (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA – Kegigihan Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi berhasil membawanya mendapatkan penghargaan pada ajang Indonesia Visionary Leader (IVL) 2022. Penghargaan bergengsi ini diraihnya melalui dua program kesejahteraan masyarakat yang mendorong budidaya lingkungan sekitar.

Program tersebut sejalan dengan visi Bupati Delis sejak dilantik pada 30 April 2021, yakni “Terwujudnya masyarakat Morowali Utara yang sehat, cerdas, sejahtera”.

Morowali Utara (Morut) merupakan kabupaten terluas dengan jumlah penduduk terpadat ke-10 di Sulawesi Tengah. Kabupaten ini sempat memiliki angka kemiskinan cukup tinggi. Bahkan, pada 2020 angka kemiskinan Morowali Utara menempati posisi ke-5 se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya saat menerima penghargaan pada malam puncak IVL 2022 di iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (5/9/2022) Delis menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya juga kepada MNC Portal Indonesia atas digelarnya IVL ini.

“Pada malam hari ini, tentunya saya menyampaikan terima kasih tentunya kepada tuhan yang maha kuasa, terima kasih kepada MNC Portal Indonesia, terima kasih untuk seluruh dewan juri, terima kasih kepada wakil bupati, dan seluruh jajaran pemerintah kabupaten morowali utara dan teristimewa terima kasih seluruh masyarakat morowali utara atas dukungannya,” ucap Delis.

Agenda program pro rakyat untuk pemberdayaan merupakan strategi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat Morowali Utara. Kedua programnya adalah Morut Gempar dan Morut Pajeko.

Morut Gempar (Gerakan Penanaman Pekarangan) ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan sumber dana berasal dari program CSR. Program ini ditujukan untuk masyarakat stunting dan masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Ini Hapus Pungutan Komite Sekolah di SD dan SMP

Dalam program Morut Gempar, pemkab mendorong masyarakat untuk menanami pekarangan dengan tanaman yang memiliki nilai jual dan ekonomis. Salah satunya, penanaman bibit tanaman durian ‘Musang King’ yang diberikan oleh pemkab.

Selain tumbuhan, program ini juga memberikan kolam terpal dan benih unggul dari ikan air tawar. Diharapkan, saat panen ikan-ikan tersebut dapat dijadikan sumber protein untuk keluarga, sehingga mencegah ataupun menurunkan angka stunting.

Lalu, untuk program Morut Pajeko (Pengembangan Agrobisnis Berbagai Jenis Komoditas) ini Pemkab Morowali Utara bersinergi dengan IPB untuk melakukan penelitian mengenai pengembangan komoditas unggulan, seperti jagung. Dalam program ini, petani akan mendapatkan bimbingan selama tiga musim tanam. Di mana, petani juga harus mengoptimalkan hasil panen. Nantinya, harga jual hasil panen merupakan kesepakatan antara petani dan off taker.

Jika selama tiga musim tanam petani berhasil melakukan panen yang mumpuni, maka diharapkan petani dapat berkembang secara mandiri. Dana untuk program ini didapatkan melalui dana KUR.

Tidak hanya dua program itu saja, Delis juga melakukan pemberian modal kepada UMKM dengan tujuan pemberdayaan. Total pemberian modal tersebut ialah Rp300 juta untuk desa dan kelurahan, dengan rincian Rp100 juta untuk usaha pemuda, Rp100 juta untuk usaha perempuan, Rp100 juta untuk usaha petani atau nelayan.

Foto bersama kepala daerah penerima penghargaan dengan jajaran Menteri dan Ketua DPD RI yang hadir pada malam puncak Indonesia Visionary Leader 2022. (Foto: dok MNC Portal Indonesia)

Pada akhir 2021, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Morowali Utara berhasil mencapai Rp102 miliar. Begitu pun dengan nilai investasi yang didapat hingga 248 persen, sehingga tembus Rp11 triliun, investasi ini banyak didapat dari industri pertambangan.

Komitmen untuk mendorong kesejahteraan masyarakat ini juga diaplikasikan dengan mendukung penyerapan tenaga kerja lokal dan memberikan pelatihan.

Adapun tujuan dari program kesejahteraan masyarakat, di antaranya mengentaskan kemiskinan, memperkecil kesenjangan, dan mengeliminasi prevalensi anak stunting.

Tidak hanya itu, angka kemiskinan juga berhasil diturunkan. Pada 2021, BPS merilis angka kemiskinan di Morowali Utara turun sebesar 13,90 persen atau membaik 0,2 persen (yoy).

Dengan keberhasilan program untuk kesejahteraan masyarakat inilah yang menghantarkan Bupati Morowali Utara mendapatkan penghargaan pada kategori Best in Managing Potential di ajang Indonesia Visionary Leader 2022.

Kali ini, ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh MNC Portal Indonesia mengusung tema ‘Sinergi Pemerintah Daerah untuk Percepatan Ekonomi’

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya