OTTAWA – Tersangka penikaman massal pada Minggu, (4/9/2022) yang menewaskan 10 orang dan melukai 18 lainnya di Kanada meninggal di tahanan polisi setelah sempat ditangkap dalam aksi pengejaran.
Myles Sanderson, (32), sempat buron selama hampir empat hari sebelum ditangkap di Provinsi Saskatchewan pada Rabu,(7/9/2022) sore. Polisi melakukan pengejaran saat Sanderson melarikan diri menggunakan mobil curian dengan kecepatan 150km/jam.
Dia berhasil ditangkap di dekat Kota Rosthern, namun mengalami “kesulitan medis” tidak lama kemudian. Dia sempat dibawa ke rumah sakit di Saskatoon dan kemudian dinyatakan meninggal.
Sebagaimana diketahui, Myles dan saudaranya Damien Sanderson melakukan penikaman massal di sejumlah lokasi di Saskatchewan sebelum kemudian melarikan diri.
Damien ditemukan tewas di James Smith Cree Nation dengan sejumlah luka di tubuhnya. Tidak diketahui apakah Myles membunuh saudaranya itu atau Damien tewas karena penyebab lain.
Dokumen pembebasan bersyarat menunjukkan Myles memiliki catatan kriminal selama beberapa dekade. Termasuk 59 hukuman pidana sejak dia berusia 18 tahun, termasuk penyerangan, ancaman, dan perampokan.
Baca Berita Selengkapnya: Pelaku Penikaman Massal Kanada Meninggal dalam Aksi Kejar-kejaran Mobil dengan Polisi
(Rahman Asmardika)