SELANDIA BARU – Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern mengaku sangat sedih dan kehilangan atas meninggalnya Ratu Elizabeth II.
Ardern mengaku dibangunkan dari tidurnya sebelum fajar oleh petugas keamanan yang memberi tahu kabar duka itu.
"Hari-hari terakhir kehidupan Ratu menggambarkan bagaimana dia dalam banyak hal: bekerja sampai akhir atas nama orang-orang yang dia cintai," kata Ardern, merujuk ketika Ratu menunjuk PM Inggris Liz Truss pada Selasa (6/9/2022), dikutip BBC.
Baca juga: Jenazah Ratu Elizabeth II Akan Disemayamkan di Westminster Hall Selama 4 Hari Sebelum Dimakamkan
Ardern mengatakan Ratu mendefinisikan gagasan tentang "pelayanan, amal, dan konsistensi" serta menunjukkan keberanian dan kasih sayang selama beberapa dekade.
"Kenangan kuat yang akan saya miliki tentang dia adalah tawa. Dia luar biasa,” terangnya.
Baca juga: Hormati Wafatnya Ratu Elizabeth II, Menara Eiffel Matikan Lampu
Ratu adalah raja Inggris pertama yang mengunjungi negara Pasifik selatan, membuka parlemennya pada 1953, dan kemudian kembali sembilan kali lagi.
Bendera akan dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri sampai setelah pemakaman Ratu, dan buku belasungkawa telah disiapkan.