JAKARTA- Mengenal 4 percobaan pembunuhan Ratu Elizabeth II yang banyak orang tak tahu. Penguasa Britania Raya yang telah memimpin selama 70 tahun itu, diketahui telah menghembuskan napas terakhir pada Kamis (8/9/2022) di Istana Balmoral, Britania Raya.
Selama 7 dekade memimpin, banyak sekali peristiwa paling monumental dalam sejarah modern yang ia saksikan serta alami.
Sebagai pemimpin tentu banyak pihak yang mendukung maupun tak mendukung kebijakan-kebijakannya.
Bahkan, diketahui, semasa hidupnya, ratu yang memiliki gelar Her Royal Highness Princess Elizabeth of York (Yang Mulia Putri Elizabeth dari York) itu selamat dalam beberapa kasus percobaan pembunuhan.
Berikut 4 percobaan pembunuhan Ratu Elizabeth II
1. Percobaan Pembunahan di Kereta Api
Pengeboman kereta api menjadi salah satu percobaan pembunuhan pertama terhadap Elizabeth II, Pembicaraan itu terjadi ketika dia sedang tur Australia dengan suaminya pada tahun 1970.
Kala itu, kereta kuda yang membawa Ratu Elizabeth II menabrak sebuah batang kayu saat bepergian ke Lithgow, sebelah barat Sydney.
Perwira polisi setempat mengatakan, pelaku percobaan pembunuhan adalah kelompok ekstremis yang tidak diketahui identitasnya. Mereka merencakanan pembunuhan dengan meletakkan kayu melintang di rute perjalanan yang dilewati Ratu untuk menggulingkan kereta kuda dan menenggelamkannya ke tanggul. Untungnya, saat insiden terjadi kereta kuda yang dinaikinya melaju terlalu lambat, sehingga kendaraan tersebut hanya terhempas sedikit.
2.Penembakan Saat Kunjungan pada 1981
Saat melakukan kunjungan di Selandia Baru, seorang remaja berumur 17 tahun pernah mencoba membunuh Ratu Elizabeth II pada Oktober 1981. Kasus percobaan pembunuhan ini tercatat rapi dalam dokumen resmi Security Intelligence Service (SIS), sebuah agen mata-mata Selandia Baru, yang dirilis pada 1 Maret 2018.
Disebutkan, remaja laki-laki bernama Christopher Lewis melepaskan satu tembakan ke arah mobil Ratu Elizabeth II saat rombongan mengunjungi kota Dunedin di Pulau Selatan.
Dengan menggenggam senjata api berpeluru kaliber 0.22 milimeter, Lewis memposisikan diri dalam bilik toilet yang terletak di lantai 5 gedung bertingkat, dekat dengan kerumunan parade.
Ia diketahui membidik pistol dengan jarak 500 meter yang diarahkan ke Ratu Elizabeth II. Kala itu sang ratu terlihat baru turun dari mobil Rolls Royce yang membawanya berparade. Beruntungnya, bidikan Lewis meleset sehingga tak mengenai Sang Ratu.
3. Pembobolan Istana pada 1982
Memegang kekuasaan selama bertahun-tahun membuat dirinya berada dalam lingkungan tak aman. Ratu Elizabeth diketahui kerap menjadi sasaran utama kelompok ekstremis dan orang-orang yang sakit mental.
Pada 1982, seorang pria Inggris bernama Michael Fagan berhasil membobol masuk ke Istana Buckingham. Fagan yang sedang mabuk memanjat saluran pembuangan dan kemudian menerobos ke kamar tidur Ratu Elizabeth II.
Fagan dilaporkan kala itu tengah duduk di ujung ranjang Ratu untuk mengobrol dengannya. Namun, seorang staf kerajaan memergokinya dan menyuruhnya pergi dengan iming-iming sebotol whiskey.
Saat diinterogasi, Fagan mengaku ia sangat terobsesi untuk bertemu dengan kepala negara. Sebab itulah ia membobol istana dalam kondisi mabuk agar lebih berani menjalankan aksinya.
4.Peledakan Bom di Skotlandia Utara
Dari semua skema pembunuhan yang ada, diketahui ada satu kasus yang jauh lebih mengerikan. Kasus itu terjadi di kepulauan terpencil di Skotlandia Utara, Kepulauan Shetland saat Ratu Elizabeth meresmikan sebuah pangkalan minyak.
Kasus ini diketahui ulah dari The Troubles in Northern Ireland dan kelompok anti-Inggris IRA. Kala itu, mereka menyelundupkan bom berdaya ledak tinggi ke fasilitas tersebut. Bersyukurnya sang ratu selamat sebab detonatornya gagal menyala.
Demikian 4 kasus percobaan pembunuhan Ratu Elizabeth II yang didominasi kelompok ekstremis.
(RIN)
(Rani Hardjanti)