Kisah Hoegeng, Polisi Legendaris Tolak 'Ungkapan Terima Kasih' Kalung Emas 10 Gr

Dhea Alvionita, Jurnalis
Jum'at 16 September 2022 13:21 WIB
Hoegeng. (Foto: Repro MPI)
Share :

JAKARTA - Menjadi polisi mungkin merupakan cita-cita bagi sebagian orang. Namun, tidak semua polisi memiliki sifat yang amanah seperti Hoegeng Iman Santoso.

Diketahui, Hoegeng adalah salah satu tokoh kepolisian Indonesia yang pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-5. Hoegeng terkenal sebagai sosok polisi yang berani dan jujur di Indonesia.

Dikutip dari akun TikTok @tuanmudah86 yang memposting sebuah tayangan stasiun televisi, terlihat bahwa Istri Hoegeng yang bernama Meriyati Hoe memberikan kesaksian bahwa suaminya menjalankan tugasnya dengan jujur.

BACA JUGA:Tokoh yang Menjunjung Tinggi Kejujuran, Hoegeng hingga Baharuddin Lopa

Suatu hari, Istri Hoegeng bertemu dengan Ibu Ruslan. Dia adalah salah satu korban pencurian yang melapor ke kepolisian, di mana mobilnya sempat hilang.

“Ibu, saya kehilangan mobil. Saya sudah lapor kepada pihak kepolisian tapi tidak ada perkembangannya sama sekali,” ucap Ibu Ruslam.

Menanggapi hal tersebut, Istri Hoegeng kemudian menyampaikan kepada suaminya dan akan segera diurus olehnya.

Setelah kasus tersebut dilaporkan dan diurus oleh Hoegeng, belum sampai seminggu mobil yang hilang itupun kembali dan kemudian dikembalikan kepada Ibu Ruslan.

Lantaran sebagai tanda ucapan terima kasih atas kembalinya mobil tersebut, Ibu Ruslan memberikan sebuah bingkisan kecil untuk Istri Hoegeng. Namun, ketika dilihat ternyata isinya adalah kalung emas dengan model rantai yang beratnya mencapai 10 gram.

Kemudian Istri Hoegeng memberitahu kepada suaminya melalui sambungan telepon terkait hadiah yang diberikan oleh Bu Ruslan. Tetapi, Hoegen lebih memilih untuk menolak pemberiannya.

“Serahkan kepada saya. Dengan sopan santun saya akan mengatakan kepada Ibu itu bahwa tugas polisi hanyalah menolong tapi tidak bisa menerima apa-apa,” kata Alm Hoegen.

Bagi Hoegeng, tugas polisi hanyalah menolong tanpa pamrih. Untuk itu, dia selalu mengatakan bahwa jika tidak ingin melakukan hal tersebut maka jangan menjadi polisi.

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya