Forum Kyai, Nyai, Gus, dan Ning Pesantren se-Indonesia Gelar Musyawarah, Lahirkan 9 Poin Penting

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 20 September 2022 19:03 WIB
Forum Gus Discussion (FGD)/Foto: Istimewa
Share :

JAKARTA - Perkembangan teknologi dan informasi yangg begitu pesat telah banyak mempengaruhi tatanan hidup masyarakat, tak terkecuali kepada dunia pesantren. Oleh karenanya sudah selayaknya dunia pesantren berubah menghadapi dan menyikapi perkembangan zaman tersebut.

Berbagai kasus yang belakangan ini muncul, mulai dari kekerasan fisik, kekerasan seksual, bullying dll. di area pesantren, semuanya diakibatkan karena kurangnya kesiapan kita menghadapi perkembangan teknologi dan informasi serta perkembangan zaman yang begitu cepat dan pesat perubahannya, tentu tidak menafikan minimnya pengawasan, control, termasuk pengawalan spiritual dari stakeholder kalangan pesantren.

 BACA JUGA:Bawa Celurit dan Mandau, Dua Pelajar SMA Ditangkap di Pejaten

Oleh karena itu dalam menyikapi problem-problem di atas, para kyai dan bunyai, gus dan ning, yang tergabung dalam Forum Kyai, Nyai, Gus, dan Ning Pesantren se-Indonesia menggelar musyawarah di Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Yogyakarta asuhan Gus Miftah Maulana Habiburrohman, pada tanggal 18 September 2022.

Hadir dalam acara ini dari unsur PBNU, PWNU, dunia akademisi, dan kalangan kampus, serta dari SAS Institute, tentunya para kyai, bunyai, gus, dan ning perwakilan dari daerah di Jawa dan Sumatera.

 BACA JUGA:Running Text Homestay di Borobudur Diretas, Tulisannya Menjadi Hacker by Bjorkanism Kw

Hasil musyawarah dan diskusi menyikapi problematika dunia pesantren belakangan ini adalah dunia pesantren harus berubah, para pengasuh, kyai, bunyai, gus dan ning harus menyesuaikan zaman dan teknologi dalam mengelola pesantren dengan tetap mempertahankan tradisi lama yang baik dan mereformasi tradisi lama yang buruk untuk disesuaikan dengan tuntutan zaman, tanpa melanggar ketentuan syariat, kultur dan budaya pesantren, dan ketaatan terhadap hukum NKRI.

Oleh karena itu, para kyai dan bunyai sepakat agar masing masing pesantren saling menguatkan dan membangun solidaritas yang tinggi disertai kemauan saling berbenah untuk mengambil yang terbaik dari pesantren yang sudah mengelola sistem manajemen nya secara profesional.

"Sekaligus melakukan pendampingan terhadap pesantren yg masih melakukan perbaikan sistem dan menejemen oleh pesantren yang sudah maju dan profesional," kata Ketua Forum Kyai, Nyai, Gus, dan Ning Indonesia (FKNGNI)

KH. Luqman HD Attarmasi yang juga pengasuh Ponpes Tremas Pacitan daal keterangannya, Selasa (20/9/2022).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya