JAYAPURA – Keamanan Kota Jayapura terus diperketat menyusul rencana pemeriksaan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe. Polresta Jayapura Kota mengatakan pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengamankan wilayah Kota Jayapura.
Sebagaimana diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melayangkan surat panggilan kedua kepada Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi senilai Rp1 Miliar. Enembe akan dipanggil untuk diperiksa di Kantor KPK Jakarta, namun sejauh ini telah ada beberapa aksi di Papua untuk menentang pemanggilan tersebut.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dean Victor Mackbon mengatakan meski pemeriksaan rencananya digelar di Jakarta, pihaknya telah menyiagakan pasukan untuk mengantisipasi aksi-aksi keramaian atau rencana aksi demonstrasi dan hal-hal yang tidak diinginkan.
"Untuk aksi demo kan belum ada pemberitahuan ya kepada kami. Jadi prinsipnya kita juga melaksanakan tugas-tugas rutin saja yang ditingkatkan, apa yang ditingkatkan, patroli, kemudian razia untuk mengantisipasi, terus juga untuk soal miras menjadi atensi kami ya, karena ini menjadi sarana untuk provokasi. Itu dari kita untuk mengantisipasi terkait pemeriksaan Bapak Gubernur," kata Victor di Jayapura pada Sabtu, (24/9/2022).
Victor juga meminta agar tokoh masyarakat, agama, dan tokoh adat untuk turut bekerja sama menjaga bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah kota Jayapura. Mereka diimbau untuk Menjaga masyarakatnya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan.
“Karena yang rugi kita semua kalau tidak bisa diantisipasi. Karena memang peran para tokoh ini sangat penting," ujarnya.
Baca Berita Selengkapnya; Rencana Pemeriksaan Lukas Enembe, Polisi Giatkan Patroli dan Razia di Jayapura
(Rahman Asmardika)