BEKASI - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam soft opening fasilitas pengolahan sampah bertajuk 'Energi Baru Terbarukan dari Jakarta' di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Fasilitas pengolah sampah itu diklaim sebagai pabrik pengolah sampah RDF terbesar di Indonesia.
"Ini adalah fasilitas pengolahan sampah baru dan sampah dari dari Bantargebang yang kemudian diolah menjadi refuse derived fuel (RDF) sebuah energi terbarukan pengganti batubara," kata Anies, Senin (10/10/2022).
BACA JUGA:Geber Program 942, Anies Harap Dapat Turunkan Dampak Banjir Jakarta
Menurut Anies, sampah-sampah ini akan langsung diolah dengan menggandeng dua pabrik semen yang nantinya akan memanfaatkan. Adapun kedua pabrik itu yakni PT Solusi Bangun Indonesia dan PT Indocement Tunggal Prakarsa.
"Kami berharap ini nanti bisa dimanfaatkan secara bertahap dengan kapasitas terpakai 2.000, mudah-mudahan nanti dengan perjalanan pengalaman dari minggu ke minggu, bulan ke bulan, maka bisa memanfaatkan kapasitas terpasangnya bisa sampai sekitar 3.000 ton per hari yang diolah," ucap Anies.
"Ini adalah fasilitas pengolahan RDF terbesar, pertama di Indonesia," katanya.
BACA JUGA:Anies dan Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Milad ke-117 Syarikat Islam
Anies menambahkan, program ini sekaligus upaya dari Pemprov DKI Jakarta untuk membuat lingkungan kehidupan menjadi lebik baik. Selain itu, sebagai wujud pembangunan berkelanjutan yang nyata.
"Kami berharap ini bisa dijaga dengan baik dan saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ambil tanggung jawab mulai dari memilah di tempat asal, baik rumah tangga, industri, dan lain-lain sehingga proses pemilahan di sini bisa berjalan lebih efisien," ujarnya.