Sindiran Nyelekit ke PDIP, Nasdem: Kami Tunjuk Anies sebagai Capres, Bukan Petugas Partai!

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Rabu 12 Oktober 2022 11:44 WIB
Foto: Antara
Share :

JAKARTA - Politikus Partai Nasdem Bestari Barus menyebut, partainya mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon Presiden untuk Pilpres 2024 dan bukan sebagai petugas partai.

(Baca juga: Megawati ke Kader PDIP: Kalian Ini Petugas Partai, Jangan Lupa!)

Hal tersebut ia sampaikan terkait berbagai pernyataan dari Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang selalu mengkritik pencalonan Anies Baswedan sebagai capres dari Partai Nasdem.

Bestari mengatakan, bagi Partai Nasdem yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres di Pilpres 2024 sudah melalui mekanisme internal.

"Karena pemilu mendatang mengharuskan bagi partai politik untuk melakukan penjaringan hingga memutuskan satu nama yang diusung sebagai capres. Partai NasDem akhirnya mengusung Anies Baswedan sebagai Capres untuk Pilpres 2024,” ujar Bestari, Rabu (12/10/2022).

Menurutnya, tidak ada koalisi yang abadi sepanjang waktu. Partainya juga sudah memperhitungkan nama Anies dalam waktu yang cukup lama.

“Proses untuk menentukan satu nama juga membutuhkan waktu yang cukup panjang. Tidak ujug-ujug. Lagipula kata Bestari Barus, batas koalisi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin kan sampai 2024,” kata Bestari Barus.

Partai Nasdem ditegaskan Bestari dalam memilih Capres tidak hanya sekadar menunjuk petugas partai namun juga memberikan keleluasaan bagi sang Capres (Anies Baswedan) dalam memilih Cawapresnya.

“Nah, untuk 2024 ke 2029 tentu Partai NasDem butuh waktu yang cepat, supaya bisa menemukan figur terbaik untuk memimpin bangsa Indonesia kedepan. NasDem mencari pemimpin nasional bukan sekedar petugas partai," tegasnya.

Ia menegaskan Anies Baswedan tidak ada kaitannya dengan koalisi pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin saat ini.

"Perlu digarisbawahi Anies itu untuk periode 2024-2029. Jadi, tidak ada kaitannya dengan koalisi hari ini, karena 2024 tongkat estafet perlu diberikan kepada yang lain,” tutup Bestari Barus.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan analogi insiden Hotel Yamato dengan kontekstual kondisi perpolitikan tanah air di era pemerintahan Joko Widodo saat ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya