"Rumah pompa menjadi vital ketika hujan. Air yang disedot idealnya disalurkan ke aliran Kanal Banjir Barat. Nanti didekatkan lagi kerja sama dengan Kementerian PUPR, sehingga apa yang tadi disampaikan bisa teratasi. Minimal tidak seperti yang dikhawatirkan, tidak terjadi banjir dan bisa surut," tuturnya saat beraudiensi dengan ratusan warga di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (21/10).
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin menambahkan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan selalu siap mengawal dan mengikuti arahan pimpinan, agar masyarakat terbebas dari banjir.
Munjirin mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan pompa air di wilayahnya sebagai upaya penanganan banjir.
"Sarana dan prasarana seperti pompa air portabel di lokasi, baik dari Suku Dinas SDA (Sumber Daya Air) serta Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan) harus siaga. Identifikasi wilayah dalam penanganan banjir juga terus dilakukan, mengingat puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Februari-Maret tahun depan,” ucapnya.
(Agustina Wulandari )