Hendak Terobos Istana, Wanita Bercadar Bawa Senpi Bergerak Individu

Raka Dwi Novianto, Jurnalis
Selasa 25 Oktober 2022 11:56 WIB
Moeldoko (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan dari pemeriksaan sementara, wanita bercadar bawa senjata api (senpi) yang hendak menerobos Istana Negara bergerak individu.

"Individu. Sementara ini individu. Tapi senjatanya memang senjata rakitan ya. Itu ada selongsongnya tapi proyektilnya tidak ada. Itu lagi didalami semua," kata Moeldoko di kantor KSP, Jakarta, Selasa (25/10/2022).

BACA JUGA:Wanita Bercadar Terobos Masuk Istana Presiden, Ini Barang Bukti yang Diamankan 

Wanita tersebut berhasil diamankan, kata Moeldoko, merupakan bentuk kesiap Siagaan pasukan pengamanan presiden (Paspampres). "Pengamanan ring sudah dijalankan. Dan kenapa ketangkap ya itu menunjukkan bahwa kita punya kesigapan tinggi," tuturnya.

Saat ini, kepolisian sedang mendalami motif dari wanita bersenpi tersebut. Menurutnya, wanita itu juga akan diperiksa ke psikolog karena memiliki identitas yang berbeda.

"Saat ini, sedang didalami motifnya apa dan seterusnya dan siapa sebenarnya yang ada di balik itu dan seterusnya, kenapa mesti ke sini dan seterusnya itu sedang kita dalami," ujarnya.

"Bahwa yang bersangkutan sepertinya identitasnya berbeda. Berikutnya sepertinya ada memang akan dicek lagi oleh psikologi nanti seperti apa ya," imbuhnya.

Moeldoko yakin, pihak kepolisian akan menindak tegas wanita bersenpi yang dengan sengaja memberi ancaman di sekitar Istana. "Oh ya ya ada ukuran-ukurannya, ada standar-standar perlakuan itu dilakukan oleh aparat," ujarnya.

Kepada masyarakat, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada usai kejadian perempuan bersenpi tersebut.

"Ini juga bagian dari awareness kita kepada masyarakat bahwa hal-hal seperti ini ternyata jangan diabaikan. Kita harus waspada," tuturnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya