Karena, dari hasil pemeriksaan diakui Siti bahwa motivasinya melakukan aksi nekat menerobos ring satu Istana Negara, karena adanya dorongan dalam diri yang didapat dari mimpi.
"Doktrin yang dia (Siti) dapat dari kajian umum tentang NII bukan masalah penyerangan, bukan terkait dia datang disuruh sebagai pengantin, bukan. Berdasarkan keinginan sendiri atau motivasinya internal dari dia yg dia sebut dari mimpi mimpinya itu atau wangsit," papar Aswin.
Diketahui, Siti Elina sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka karena mencoba menerobos masuk ke Istana Negara, Jakarta, dengan membawa pistol.
Sementara, Suaminya Siti Elina, Bahrul Ulum dan guru ngajinya, JM telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kaitannya terkait kasus dugaan tindak pidana terorisme.
(Nanda Aria)