Kronologi Kebakaran Rumah di Kebon Jeruk, Sempat Terdengar 4 Kali Ledakan

Dimas Choirul, Jurnalis
Minggu 30 Oktober 2022 15:23 WIB
Salah seorang korban kebakaran di Kebon Jeruk, Sadino (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Kebakaran yang melanda sejumlah rumah kontrakan di Jalan Raya Kebayoran Lama, Sukambumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, diduga berawal dari korsleting listrik.

Warga yang terdampak, Sadino (43) mengatakan, kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, dirinya sedang asyik duduk di depan rumah.

"Lagi di sini depan rumah. Api udah gede banget. Yang saya selametin motor. Surat kebakar dompet, semuanya. Dagangan juga. Dagang sembako. Habis semua," ujarnya kepada wartawan, Minggu (30/10/2022).

Ia menduga, penyebab kebakaran diduga berawal dari korsleting listrik di salah satu rumah kontrakan yang berada di belakang rumahnya.

Selain itu, dirinya juga sempat mendengar bunyi ledakan sebanyak 4 kali. "Ada, sampai 3-4 kali, lumayan kenceng," kata dia.

Baca juga: Petugas Berjibaku Padamkan Api yang Bakar Puluhan Rumah di Kebon Jeruk

Sadino pun tak tinggal diam. Ia dan sejumlah warga lain berinsiatif mengambil ember berisikan air guna menjinakkan api. Namun, karena kondisi cuaca yang panas disertasi angin yang kencang membuat api merambat cepat ke rumah kontrakan lainnya.

Baca juga: Rumah Warga Kebon Jeruk Kebakaran, 20 Mobil Damkar ke Lapangan

"Ya sempat pakai ember juga, kan saya dari sini udah panas banget. Jadi kita nyelametin punya kita dulu. Punya kta juga gak selamet," ujarnya.

Ia memastikan bahwa keluarga kecilnya selamat dari musibah kebakaran siang itu. Kekinian, ia dan sejumlah korban terdampak lainnya mengungsi di belakang kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jakarta Barat.

"Alhamdulillah aman semua," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (30/10/2022) tepatnya pukul 12.00 WIB. Pihak Damkar mengerahkan sebanyak 41 unit dengan 205 personel wilayah gabungan bertugas untuk menanggulangi api.

Adapun proses pemadaman saat ini masih berlangsung. Kasie Ops Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Syarifudin mengatakan, pihaknya sempat terkendala saat memadamkan api. Sebab, jarak akses sumber air ke lokasi kebakaran dinilainya cukup jauh.

"Kurang lebih jaraknya 1 kilometer, pompanya juga kurang berfungsi," ujarnya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya