Yakni dengan identifikasi faktor resiko berdasarkan wawancara dan pengambilan sampel lingkungan. Kemudian, Sudinkes Jakarta Utara juga terus menggencarkan sosialisasi gangguan gagal ginjal akut kepada masyarakat.
"Kami melakukan WhatsApp blast terkait gangguan gagal ginjal akut dengan sasaran lintas sector dan masyarakat. Begitu pun live Instagram dan radio suara edukasi terkait penyakit tersebut," pungkasnya.
(Nanda Aria)