JAKARTA - Penandatanganan kesepakatan Kandungan Lokal dan Offset (KLO) untuk industri dalam negeri dari kontrak pengadaan alat peralatan pertahanan dari luar negeri dilakukan di sela rangkaian Indodefence 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu 2 November 2022.
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto turut menyaksikan proses penandatangan kerja sama tersebut. Pemerintah, kata Prabowo, terus menggenjot manfaat bagi industri pertahanan dalam negeri dalam pembelian dari supplier luar negeri yang menyediakan teknologi yang belum dikuasai oleh Indonesia.
Prabowo optimistis upaya tersebut dapat menggenjot perkembangan industri pertahanan dalam negeri. "Kita ingin memacu kerja sama, jadi semua supplier dari luar harus kerja sama dengan industri dalam negeri," ujar Prabowo.
Adapun kesepakatan KLO mewakili nilai manfaat yang diperoleh industri dalam negeri, baik BUMN maupun swasta dari 20 kontrak pengadaan alat peralatan pertahanan dari luar negeri yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan RI sepanjang 2019-2022 dengan total nilai KLO sebesar Rp67,5 triliun. Hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah untuk belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan.
Sementara Presiden RI Jokowi yang membuka rangkaian acara Indodefence 2022 mengungkapkan, industri pertahanan di dalam negeri, baik BUMN dan swasta telah berkembang sangat bagus. Menurut Jokowi, karena pemerintah telah memberikan ruang yang luas kepada industri pertahanan baik BUMN dan swasta untuk bekerja sama mengadopsi teknologi dari luar negeri.
"Saya kira ini sebuah perkembangan yang sangat baik dan yang paling penting kita bisa mengadopsi sebanyak mungkin teknologi-teknologi baru di bidang pertahanan militer. Yang paling penting itu," kata Jokowi kepada Prabowo.
BACA JUGA:Prabowo Akan Resmikan KRI dr Wahidin Sudirohusodo-991, Karya Anak Bangsa!
(Arief Setyadi )