Kisah Restu Sang Driver Ojek Online Sangat Tertolong JKN

Karina Asta Widara , Jurnalis
Minggu 06 November 2022 09:40 WIB
Foto: Dok BPJS Kesehatan
Share :

Jakarta- Profesi pengemudi ojek online memiliki tantangan tersendiri bagi pemerannya, selain penghasilan yang bergantung kepada ramainya permintaan, pengemudi ojek online juga harus siap secara mental dan fisik karena selalu berkutat dengan teriknya matahari dan dinginnya hujan, sehingga profesi tersebut memiliki risiko sakit yang cukup mengkhawatirkan. Pernyataan itu diamini oleh Restu Tri Sandi (30) yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

Ayah calon dua anak ini mengungkapkan selama menjadi pengemudi ojek online dirinya kerap mengalami sakit secara tiba-tiba dan beberapa kali sempat dirawat hingga operasi di rumah sakit akibat profesi yang ditekuninya.

Restu tidak pernah galau tentang biaya berobat karena dirinya sudah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) sejak tahun 2014. Oleh karena itu Restu tidak keberatan berbagi kisahnya kepada tim Jamkesnews, Rabu (07/09).

“Sebagai pengguna aktif manfaat Program JKN sejauh ini yang saya ingat dulu pernah dirawat karena drop pas lagi narik ojek, waktu itu gejalanya demam disertai sering buang air ditambah nyeri kepala, karena tidak kuat saya langsung ngebut ke puskesmas. Dari situ dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, setelah diperiksa dokter bilang saya terkena diare sekresi sehingga disarankan untuk dirawat sampai kondisi saya membaik,” kata Restu.

Menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi selama 5 hari adalah pengalaman baru bagi Restu, terlebih menggunakan manfaat kepesertaan Program JKN, ia sempat tidak berharap banyak karena dirawat sebagai peserta BPJS Kesehatan berdasarkan rumor miring yang didengar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya