Ribuan Usaha Depot Air Minum Isi Ulang Terancam Gulung Tikar Imbas Isu BPA Free

Wahab Firmansah, Jurnalis
Jum'at 18 November 2022 23:05 WIB
Tangkapan layar media sosial
Share :

JAKARTA – Sejumlah pemilik depot air minum isi ulang yang tergabung dalam Perkumpulan Dunia Air Minum Indonesia (Perdamindo) bersama Asosiasi di Bidang Pengawasan dan Perlindungan terhadap Para Pengusaha Depot Air Minum (Asdamindo) menegaskan wacana BPOM untuk melabeli ‘berpotensi mengandung BPA’ pada galon guna ulang disebut akan mematikan UMKM.

Hal itu disebabkan, para pengusaha depot air minum isi ulang ini sangat mengandalkan galon guna ulang milik perusahaan Air Minum Dalam kemasan (AMDK) sebagai wadah untuk mengisi air minum yang dibeli masyarakat.

(Baca juga: Pelabelan BPA untuk Galon Guna Ulang Dinilai Inkonsisten dan Diskriminatif)

“Usaha kami jelas-jelas akan mati dengan regulasi pelabelan BPA ini. Kami berharap, pemerintah tidak membuat regulasi yang sangat menyusahkan usaha kami,” ujar Ketua Umum Perdamindo Susanto Anwar, Jumat (18/11/2022).

Saat ini kata dia, pemilik depot air minum di Indonesia telah mencapai 200 ribu orang. “Ini jelas sangat merugikan kami para pengusaha depot air minum isi ulang. Usaha kita sekarang ini kan masih sangat tergantung pada keberadaan galon guna ulang ini.

“Ketika kebijakan BPOM itu benar-benar dikeluarkan nanti, kami meminta pemerintah harus bisa untuk menyiapkan penggantinya agar masyarakat tetap bisa membeli air dari kami. Karena, BPOM itu kan nggak bisa mencetak galon,” jelasnya.

Sebelumnya, Asdamindo menolak wacana BPOM yang akan melabeli BPA terhadap kemasan galon guna ulang ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya