JAMBI - Dua oknum polisi Satlantas wilayah Polres Batanghari, Jambi mendadak viral. Betapa tidak, salah seorang dari mereka tega mendorong dada, dan menendang perut warga di Desa Tanjung Marwo Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi.
Video berdurasi 1 menit 3 detik tersebut, terekam kamera handphone warga terlihat dua orang oknum polisi diduga berdinas sebagai Satlantas Polres Batanghari.
Selanjutnya, entah apa permasalahannya dua orang oknum polisi dengan warga yang diketahui sebagai sopir truk batu bara tersebut terlihat cekcok mulut. Tidak hanya itu, tanpa diduga warga yang belum diketahui namanya itu didorong dadanya. Bahkan, tendangan kaki kiri dari oknum polisi tersebut juga mendarat di perut korban hingga terjungkal jauh ke belakang.
BACA JUGA:Viral Oknum Polantas Polres Batanghari Tampar hingga Tendang Sopir Truk
Melihat aksi tidak terpuji tersebut, warga langsung menyorakinya. Dalam video tersebut juga terlihat dua orang oknum polisi tersebut menggunakan motor warna hitam bernomor polisi BH 4645 VP.
Mengetahui adanya video viral tersebut, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Mulia Prianto mengatakan, bahwa saat ini kedua oknum polisi tersebut sudah diamankan di Polsek Tembesi.
"Dua oknum Polisi Satlantas yang viral tersebut terjadi di Tembesi, Kabupaten Batanghari. Kalau saat ini, kedua polisi tersebut sudah diamankan di Polsek Tembesi untuk dimintai keterangan," ungkapnya, Rabu (23/11/2022).
BACA JUGA:Viral! Oknum Kopassus Mengamuk di Tempat Karaoke, 5 Orang Terluka
"Mereka sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan serta saling memaafkan di Polsek Tembesi," kata Mulia.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa sore lalu sekitar pukul 17.30 WIB. Saat ini, katanya, dua personil Polres Batanghari itu ditugaskan menjaga lokasi mulut tambang batu bara di Desa Simpang Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV sedang melaksanakan patroli.
Dengan menggunakan motor, saat sesampai di Jalan Desa Tanjung Marwo, Kecamatan Muara Tembesi ditemukan mobil batu bara yang mencoba jalan keluar dan berada di bahu jalan.
Selanjutnya, petugas yang diketahui berinisial Bripka TA dan Bripda IR berhenti dan mengamankan kunci mobil sopir batu bara tersebut. Namun, pada saat sedang berdebat dengan sopir mobil batu bara tersebut kawan-kawan para sopir batu bara tidak terima hingga terjadi cekcok mulut.
(Awaludin)