Seiring waktu, Prabowo pun akhirnya bersedia bergabung dalam pemerintahan Jokowi dan mengirimkan nama-nama kader Gerindra yang layak menjadi pembantu presiden.
"Kemudian, saya kasih nama-nama untuk masuk kabinet. Tapi, saya diminta masuk kabinet dan Saudara-Saudara lihat, saya keliling ke mana-mana, Indonesia sekarang jadi contoh, kita bisa damai, kita bersatu," paparnya.
Lebih jauh, Prabowo mengungkapkan, langkah ini diambilnya karena ingin Indonesia bersatu dan damai. Hal tersebut tidak lepas dari pengalamannya di militer."Pemimpin tugasnya turunkan yang sudah panas," tutupnya.
(Fahmi Firdaus )