2. Ki Hadjar Dewantara
Dia adalah pendiri sekolah Taman Siswa, sebuah yayasan pendidikan yang memberi kesempatan bagi rakyat jelata untuk mengenyam pendidikan seperti para bangsawan. Ia percaya bahwa gerakan nasionalisme akan berhasil jika masyarakat Indonesia terdidik. Tanggal kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Indonesia.
Hal ini membuatnya sebagai pahlawan nasional. Adapun nama aslinya yakni Raden Mas Soewardi Soerjaningrat.
3. Sultan Hasanuddin
Tak banyak yang tahu, Raja Gowa ke-16 dan pahlawan nasional Indonesia ini terlahir dengan nama I Mallombasi Muhammad Bakir Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape. Setelah naik tahta sebagai sultan, pahlawan yang lahir di Gowa, Sulawesi Selatan, 12 Januari 1631 ini mendapat tambahan gelar Sultan Hasanuddin Tumenanga Ri Balla Pangkana, yang lebih dikenal dengan Sultan Hasanuddin.
Lantaran keberaniannya melawan kolonial Belanda, ia dijuluki De Haantjes van Het Oosten oleh Belanda yang artinya Ayam Jantan atau Ayam Jago dari Timur. Sultan Hasanuddin diangkat sebagai Pahlawan Nasional dengan Surat Keputusan Presiden No. 087/TK/1973, tanggal 6 November 1973.
4. Kapitan Pattimura
Pattimura atau Thomas Matulessy (Ambon, 1783 – Ambon, 16 Desember 1817) adalah Pahlawan Indonesia dari Maluku. Dia pernah bergabung dengan pasukan Inggris, meraih gelar Sersan. Saat itu Belanda harus menyerahkan daerah jajahannya (termasuk Maluku) kepada Inggris, namun pada tahun 1816 Belanda kembali menjajah Maluku. Rakyat Maluku menderita karena penindasan Belanda.
Sebelum berperang, mereka menunjuk Thomas Matulessy sebagai pemimpin mereka. Ini membuatnya dikenal sebagai Kapiten Pattimura