Analisis terhadap tubuh bagian atas Little Foot dianggap membantu menjawab pertanyaan ini karena para ahli sekarang menyimpulkan bahwa "nenek moyang awal manusia memfungsikan lengan mereka mirip dengan apa yang dilakukan kera".
Fosil Little Foot dianggap unik karena ditemukan nyaris utuh
Saintis memperkirakan spesies berjenis kelamin perempuan dari kawasan Afrika Selatan setinggi 121 sentimeter ini jatuh ke lubang dan kemudian terawetkan dan menjadi fosil oleh proses iklim.
Di lubang ini ia tak tersentuh selama sekitar 3,67 juta tahun sampai ditemukan pada 1994.
Kerangka yang utuh ini memungkinkan para ilmuwan bisa lebih dalam mempelajari evolusi manusia.
Fokus para saintis adalah badan bagian atas karena susunan tulang Little Foot bagian atas ini adalah yang paling utuh, dibandingkan fosil-fosil lain.
(Nanda Aria)