Darah dan Paku Berserakan di Sekitar Polsek Astana Anyar yang Hancur Lebur

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Rabu 07 Desember 2022 13:14 WIB
Ledakan di Polsek Astana Anyar/Tangkapan layar media sosial
Share :

JAKARTA – Peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, menyebabkan sepuluh orang terluka dan satu polisi meninggal dunia. Polisi yang gugur adalah anggota Polsek Astana Anyar Aipda Sofyan yang meninggal dunia dalam perawatan di RS Immanuel Bandung.

(Baca juga: Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar, Aipda Sofyan Meninggal di Rumah Sakit)

Sementara itu, berdasarkan video yang beredar di kalangan awak media, bangunan Polsek Astana Anyar hancur lebur akibat dahsyatnya ledakan. Bagian yang rusak parah adalah plafon dan jendela bangunan Polsek.

Bahkan, sejumlah potongan tubuh manusia dan bercak darah yang diduga pelaku bom bunuh diri berserekan di sekitar lokasi kejadian. Dalam tayangan juga terlihat paku yang bertebaran yang digunakan pelaku dalam bom bunuh diri tersebut.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana mengatakan, 11 orang menjadi korban dalam peristiwa bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar.

"Akibat ledakan itu 11 orang menjadi korban terdiri dari 10 anggota polisi, satu anggota meninggal dunia atas nama Sofyan," kata Suntana.

"Satu korban lainnya atas nama Nurhasanah, mengalami luka ringan yang pada saat kejadian ibu tersebut sedang jalan melewati Polsek Astana Anyar, jadi ini adalah warga," lanjutnya.

Irjen Pol Suntana juga meyakinkan bahwa pihaknya sudah melakukan sterilisasi dan memastikan Mapolsek Astanaanyar dan sekitarnya sudah bersih dan tidak ada lagi bahan peledak.

"Kita sudah melaksanakan sterilisasi dan memastikan Mapolsek Astanaanyar dalam keadaan clear dan tidak ada lagi bahan peledak yang dipastikan akan meledak,"pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya