JAKARTA – Gempa megathrust memiliki potensi tsunami tinggi yang mengkhawatirkan. Bahkan, para peneliti juga memperlihatkan bahwa ada beberapa segmen megathrust yang energi potensialnya yang sangat tinggi.
"Pemodelan itu bisa terjadi, bisa juga tidak terjadi. Tentu harus kita pahami," ujar Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Dr. Ir. M. Burhanuddin Nur M.Sc. dalam acara Special Dialogue Okezone.
Namun, banyak hal yang harus disiapkan dengan potensi ini. Burhanuddin mengatakan untuk bisa menyiapkan hal-hal yang di luar dugaan untuk menyikapi masalah ini.
"Kalau pemerintah daerah menyiapkan untuk tsunami yang besar atau megathrust itu akan lebih baik," lanjut Burhanuddin.
Banyak pakar menyebutkan gempa megathrust sebagai siklus. Ini memiliki arti bahwa cepat atau lambat pasti terjadi dalam kurun waktu tertentu.
Burhanuddin menjelaskan bahwa masalah waktu ini belum dapat diprediksikan karena Indonesia tidak memiliki alatnya..
"Kita terus menyadarkan ke masyarakat bahwa kita belum mampu memprediksi secara tepat kapan waktu tsunami itu terjadi," kata Burhanuddin.
Selain itu, perlu juga memandang potensi yang sangat beresiko ini dengan dijalankan cara-cara secara perhitungan manusia.
(Khafid Mardiyansyah)