Bahkan, kata Muhadjir, angka ini lebih tinggi sedikit dibanding Nataru tahun 2021 dan tahun 2019.
“Karena 2021 itu hanya 13 persen, sekitar 13 persen. Tetapi lebih rendah dibanding Nataru tahun 2019, karena 2019 itu yang melakukan libur itu sekitar 55 persen," bebernya.
Lebih lanjut, Muhadjir pun mengatakan secara umum dari Kementerian-Kementerian terkait sudah siap untuk pelaksanaan Nataru sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi.
“Kementerian Perhubungan, Kapolri, Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Pertamina dan tentu saja juga BMKG yang akan mengawal dari masalah cuaca dan BNPB yang juga akan mengantisipasi kemungkinan adanya bencana,” pungkasnya.
(Awaludin)