"Saya mendorong Pemkab Gresik, untuk terus meningkatkan potensi wisata sejarah ini, dengan memanfaatkan momentum berskala nasional, maupun internasional. Sehingga, kawasan bersejarah ini menjadi daya tarik wisatawan manca negara," ujarnya.
Sementara Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, destinasi wisata bersejarah ini, menjadi ikon baru bagi masyarakat Kabupaten Gresik, dan diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun manca negara.
"Bandar Grisee merupakan etalase toleransi multi etnis, multi ras, dan multi agama. Di kawasan bersejarah ini, semua bisa hidup rukun berdampingan sejak abad 18," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)