JAKARTA - Berikut ini adalah 4 fakta terkait polemik yang terjadi di tengah masyarakat terkait badai dahsyat yang dikabarkan akan melanda Jabodetabek pada 28 Desember 2022 yang lalu.
Karena informasi yang meresahkan tersebut, Peneliti Bidang Klimatologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin meminta maaf.
Simak fakta-fakta lengkapnya terkait hal ini:
1. Misiterpetasi
Peneliti bidang klimatologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin mengatakan telah terjadi misinterpretasi publik mengenai istilah 'badai dahsyat'.
"Ini menjadi pelajaran berharga untuk saya sebagai periset agar memilih bahasa yang lebih tepat dan tidak menimbulkan makna ganda. Oleh karena itu saya memohon maaf atas dampak terhadap publik yang berada di luar kenadali saya," katanya di akun Facebook pribadinya, dikutip Sabtu (31/12/2022).
Baca selengkapnya di sini>>> 4 Fakta Peneliti BRIN Minta Maaf, Bikin Heboh Soal Badai Dahsyat
(Natalia Bulan)