JAKARTA - Analis politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Power Ikhwan Arif menakar posisi Menteri BUMN Erick Thohir semakin menguat sebagai bakal calon wakil presiden di Pilpres 2024.
"Menteri BUMN Erik Tohir akan menjadi rebutan bagi koalisi partai politik yang sudah terbentuk, disamping faktor track record di pemerintahan, faktor popularitas dan elektabilitas juga sangat mendukung. Jadi tidak heran posisi tawar bakal cawapresnya semakin diperhitungkan," ujar Ikhwan, Jumat (6/1/2023).
Berdasarkan survei yang dilakukan Survei dan Polling Indonesia (SPIN) nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, bertengger di peringkat teratas dalam perolehan elektabilitas sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Dalam temuan survei ini, Erick Thohir memiliki elektabilitas sebesar 19,2 persen unggul dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dengan perolehan 16,1 persen dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di angka 4,1 persen.
Nilai elektabilitas Erick Thohir serta menempati daftar teratas di lima provinsi Jawa.
Sebelumnya hasil survei Poltracking Indonesia pada 26 November - 2 Desember menunjukkan, elektabilitas Erick Thohir di lima Pulau Jawa miliki catatan bagu. Seperti di Jawa Tengah (25,4%), Jawa Timur (18,3%), DKI Jakarta (17,2%), Banten (11,7%), serta Jawa Barat (10,3%).
Ikhwan Arif berpendapat, hasil temuan survei ini menggambarkan bahwa Erick Thohir semakin potensial dipilih pada Pilpres 2024. Hal tersebut menjadi faktor rebutan koalisi partai politik akan mengusung Erick Thohir.
Lebih lanjut menurutnya capaian elektabilitas Erick Thohir konsisten dan dinilai akan mengalami peningkatan, hal ini semakin memperluas potensi meraih angka tertinggi dalam pemilihan. Semuanya tidak terlepas dari kinerja cemerlang memimpin BUMN.
"Ke depannya nilai elektabilitasnya Pak Erick Thohir saya yakin akan terus naik," sambung Ikhwan.
Dalam pilpres meskipun nilai elektabilitas tinggi, dukungan modal politik juga penting. Ia menakar Erick Thohir punya kekuatan logistik sebagai pengusaha.
"Menurut saya, Pak Erik Tohir adalah salah satu bakal cawapres yang punya modal logistik, kesuksesan beliau sebagai pengusaha menjadi faktor pendukung keberhasilan nanti sebagai bakal calon cawapres " ujarnya.
Ikhwan menambahkan Erik Tohir cocok disandingkan dengan siapa saja, hal ini menjadi pertimbangan besar bagi koalisi, sehingga menguatkan posisi Erick Thohir sebagai cawapres yang patut menjadi rebutan partai koalisi. " Siapa saja bakal capres nantinya akan berpeluang besar menang di Pilpres 2024 jika cawapresnya Erik Tohir," tuturnya.
(Angkasa Yudhistira)