Lebih dari 30 Ribu Rumah di Yogyakarta Belum Layak Huni

Yohanes Demo, Jurnalis
Senin 09 Januari 2023 16:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: MPI)
Share :

YOGYAKARTA - Rumah tidak layak huni (RTLH) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih cukup tinggi. Dari catatan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY mengungkap bahwa masih ada sekitar 30.000 rumah tidak layak huni.

Jumlah ini sudah jauh berkurang kurun waktu beberapa tahun terakhir. Sebab, jumlah RTLH di DIY 5 tahun lalu menurut dia sempat mencapai 65.000 unit.

"Ada cukup banyak, RTLH itu kalau dari baseline-nya ada 65.000-an, kita sudah membantu kira-kira 32.000 dari beberapa tahun yang lalu. Jadi kurang lebih masih 30.000-an,” kata Kepala Dinas PUP ESDM DIY, Anna Rina Herbranti, saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (09/01/2023).

BACA JUGA:Duh! Rumah Mewah Bu Eny Kotor Lagi Diserbu Warga yang Buat Content, Tiko Tulis Pengumuman di Pagar

Dia menjelaskan bahwa ada beberapa kriteria rumah yang dianggap tidak layak huni, misalnya mengalami kerusakan parah, terutama kerusakan pada konstruksi rumah yang membahayakan penghuninya. Kemudian luas yang tidak standar, pencahayaan alami yang kurang, hingga masalah sanitasi yang buruk.

Untuk itu, Anna mengatakan bahwa tahun ini pemerintah DIY akan menggelontorkan dana senilai kurang lebih Rp 7 miliar untuk membangun 25 titik rumah terintegrasi untuk pemilik rumah-rumah yang tidak layak huni.

Sementara jumlah rumah di tiap titik tersebut berbeda-beda, ada yang 7 rumah sampai belasan rumah per titik."Tahun ini baru di Bantul dan Gunungkidul," kata dia.

Rumah-rumah tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan fasilitas lainnya, seperti langsung terhubung ke jalan. Selain rumah, Pemda DIY juga akan melakukan perbaikan akses jalan.

Model rumah akan dibangun dengan gaya arsitektur Yogyakarta, terutama pada bagian atap dan fasadnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya