Pernah Dikaitkan dengan Atlantis, Misteri Peradaban yang Tiba-Tiba Hilang di Iberia Perlahan Terungkap

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Kamis 26 Januari 2023 04:57 WIB
Share :

Misteri dan mitos mengelilingi masyarakat kuno Tartessos, yang bahkan pernah dikaitkan dengan Atlantis. Penggalian dan teknologi memberi pengetahuan baru yang sebelumnya tidak diketahui.

Hasil reportase BBC memaparkan setelah melintasi jalan kerikil, dikelilingi oleh dataran yang terpanggang matahari, saya akhirnya tiba di situs arkeologi Cancho Roano.

Berdiri di Lembah Guadiana di wilayah Extremadura di barat daya Spanyol, saya membayangkan betapa berbedanya tanah datar yang berdebu dan gersang ini 2.500 tahun yang lalu.

Ketika itu, tempat ini adalah pusat perdagangan dan pemujaan bagi Tartessos, masyarakat Iberia misterius yang berkembang antara abad ke-9 dan ke-5 SM. Mereka kemudian menghilang secara tiba-tiba.

Kini, penelitian yang sedang berlangsung dan teknologi baru berujung pada pengungkapan lebih banyak pengetahuan tentang peradaban yang hilang ini dan perannya dalam sejarah Iberia.

Selama ribuan tahun, Tartessos disebut-sebut dalam teks-teks Yunani dan Romawi. Tetapi deskripsinya saling bertentangan, dan dalam waktu yang lama tidak ada cukup bukti arkeologis yang meyakinkan.

Tidak mudah bagi sejarawan dan arkeolog modern untuk menunjukkan dengan tepat, apa sebenarnya Tartessos itu. Apakah kota, kerajaan, atau, sungai?

Herodotus, sejarawan Yunani dari abad ke-5 SM, menulis tentang kota pelabuhan di luar Pilar Hercules (Selat Gibraltar modern), yang membuat beberapa peneliti menduga bahwa Tartessos adalah permukaan air.

Peneliti lain berpikir, mungkin Tartessos adalah pelabuhan (mungkin terletak di sekitar Huelva modern di pantai selatan Spanyol).

Bahkan ada teori, yang diilhami oleh tulisan-tulisan Aristoteles, bahwa Tartessos adalah Atlantis yang mistis, meskipun teori ini telah ditolak secara luas dalam komunitas ilmiah.

Tartessos sekarang umumnya dianggap sebagai peradaban yang terbentuk dari campuran antara penduduk asli dan penjajah Yunani dan Fenisia di Semenanjung Iberia. Peradaban ini kaya, berkat sumber daya logam yang melimpah dan ekonomi perdagangan yang makmur.

Penemuan awal membuat sejarawan percaya bahwa peradaban ini terkonsentrasi di sekitar Lembah Guadalquivir Andalusia. Namun, penemuan yang lebih baru di Lembah Guadiana (lebih jauh ke barat dekat perbatasan Spanyol dengan Portugal) telah membuat para arkeolog memikirkan kembali betapa luasnya Tartessos.

Secara total, lebih dari 20 situs Tartessos telah diidentifikasi di seluruh Spanyol, dan tiga telah digali di Lembah Guadiana: Cancho Roano, Casas de Turuñuelo dan La Mata.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya