Cerita Masa Kecil Sutiyoso, Anak Bandel Doyan Berkelahi yang Berhasil Jadi Jenderal Kopassus

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 27 Januari 2023 07:02 WIB
Sutiyoso. (Foto: Dok Ist)
Share :

JAKARTA – Masa kecil dan remaja Letjen TNI (Purn) Sutiyoso dilalui dengan keras dan penuh perkelahian. Namun siapa sangka, pemuda yang terkenal bandel itu berhasil menjadi Jenderal Kopassus. Dia juga sukses menjadi Pangdam Jaya hingga Gubernur DKI Jakarta.

Mengutip Sindonews, Sutiyoso lahir di Desa Pongangan, Gunung Jati, Semarang, Jawa Tengah pada 6 Desember 1944, Sutiyoso merupakan anak keenam dari delapan saudara.

Sutiyoso tumbuh menjadi anak yang gemar bermain apa pun tanpa memperdulikan risiko. Kebiasaannya ini kerap kali dianggap sebagai kenakalan atau kebandelan. Pernah suatu ketika, Sutiyoso menunggang kuda padahal dia masih terlalu kecil. Sutiyoso jatuh beberapa kali dan pingsan di semak-semak, sementara kudanya pulang sendiri ke rumah.

Kejadian itu membuat orang tuanya kelabakan. Meski demikian, kejadian itu tidak membuat Sutiyoso kapok dan hilang nyali. Dia justru kembali menunggang kuda. Hal itu membuat ayahnya, Tjitrodihardjo yang bekerja sebagai guru sekaligus kepala sekolah di SD tempat Sutiyoso bersekolah marah dan menghukumnya dengan keras.

Tidak hanya itu, Sutiyoso juga kerap mengganggu anak-anak seumurannya bahkan yang lebih tua di atasnya. Tanpa alasan yang jelas, Sutiyoso kerap mengajak mereka untuk berkelahi. Apalagi kalau ada temannya yang dipukul atau dilecehkan, Sutiyoso akan membela habis-habisan tak perduli dengan risiko yang dihadapinya.

Selepas SD, Sutiyoso melanjutkan sekolahnya di SMP yang berada di Kota Semarang. Lokasinya yang jauh membuat Sutiyoso harus indekos. Kondisi ini membuat Sutiyoso tidak lagi dalam pengawasan ketat ayahnya dan semakin leluasa bermain dan berkelahi.

Baca juga: Ketika Benny Moerdani Minta Sutiyoso Menyusup ke Timor Timur: Jika Tertangkap Tidak Diakui Prajurit

Bahkan, tidak jarang Sutiyoso mencari gara-gara dengan mengajak orang untuk berduel. Fisiknya yang prima karena gemar berolahraga membuat Sutiyoso selalu menang setiap kali berkelahi.

Setamat SMP, Sutiyoso melanjutkan sekolahnya ke SMA 1 Semarang. Agar tidak indekos, Sutiyoso tinggal bersama ibunya Sumini. Namun hal itu tidak mengubah Sutiyoso, jiwa mudanya yang bergejolak membuat dia semakin sering berkelahi dan menampilkan dirinya sebagai seorang tentara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya