KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan ada proses klarifikasi terkait harta kekayaan janggal mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo.
Berikut ini sejumlah fakta terkait klarifikasi Rafael Alun ke KPK:
1. Rafael Bawa Tas Hitam
Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi sekira pukul 09.02 WIB, Rabu 1 Maret 2023, Rafael Alun terlihat dijemput oleh petugas KPK. Rafael terlihat menelepon seseorang sebelum beranjak dari kursi yang diduduki sejak pukul 07.52 WIB.
Tak lama berselang terlihat seorang pria berbaju hitam menghampiri Rafael. Selanjutnya Rafael beranjak dari kursi dengan kemeja batik dibalut jaket hitam.
Terlihat Rafael menenteng tas diduga berisi sejumlah dokumen menuju ruang klarifikasi Deputi Pencegahan KPK, didampingi petugas. Rafael tidak melihat dan menyapa awak media yang berada di Pressroom KPK.
2. Klarifikasi Tidak Hanya Satu Kali
"Proses klarifikasi ini saya pastikan bukan hanya sekali, dan klarifikasi ini proses yang pasti dilalui kalau wajib lapor masuk kategori diperiksa," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2023).
3. Hasil Klarifikasi Akan Diverifikasi
Pahala menjelaskan seluruh harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo yang dinilai tidak wajar baka diklarifikasi dan diverifikasi. Termasuk, soal aset rumah milik Rafael Alun yang dilaporkan berada di sejumlah daerah.
"Jadi diverifikasi, ini semua diverifikasi pakai aplikasi dan orang, kalau dia masuk yang kita sebut outlayers, hartanya naik tinggi, utangnya naik tinggi, itu pasti kita tidak terima laporannya. Kita tahan terus kita lihat lagi, masuklah dia ke pemeriksaan," ungkapnya