CIREBON - Empat warga di Kabupaten Cirebon mengalami luka bakar, dua diantaranya meninggal dunia, akibat tersambar petir. Di dua tempat yang berbeda, pada Sabtu (1/4/2023).
Insiden tersambar petir yang menimpa empat orang tersebut diketahui terjadi di dua tempat yang berbeda. Pertama terjadi di sebuah warung empal gentong, Desa Klangenan, Kecamatan Klangenan terdapat tiga orang tersambar petir, satu orang meninggal dunia, dua orang lainnya mengalami luka bakar.
Sedangkan ditempat lainnya, seorang pria tanpa identitas tewas tersambar petir saat berada di sebuah sawah yang termasuk Desa Winong, Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon. Sebelum insiden tersebut terjadi, korban diduga tengah mencari sekam bekas padi, yang kemudian tersambar petir.
Dua insiden, yang mengakibatkan empat orang tersambar petir tersebut, terjadi dalam kondisi turun hujan deras disertai petir dalam satu waktu.
Kapolsek Klangenan AKP Ade Subandi mengatakan, Insiden tersebut terjadi saat kondisi turun hujan disertai petir. Korban berjumlah tiga orang, dari tiga orang yang tersambar petir tersebut, satu orang yang merupakan pedagang empal gentong, bernama Kholifah (45) tewas ditempat. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka cukup serius.
"Kejadian tadi siang, saat kondisi turun hujan disertai angin dan petir. Korban tiga orang diduga terkena petir, satu orang meninggal dunia. Dan dua orang lainnya mengalami luka-luka," kata Ade saat dikonfirmasi.
lanjut Ade, ketiga korban yang tersambar petir tersebut diketahui sedang berada di dalam warung empal gentong milik Khalifah yang turut menjadi korban tersambar petir.
"Ketiga korban saat kejadian berada di warung empal gentong, yang kemudian petir mengarah ke warung mengenai ketiga nya. Akibat ketiga korban ini langsung dilarikan ke Rs Mitra Plumbon," katanya.
Sementara itu, satu korban lainnya yang tewas akibat tersambar petir di sebuah sawah yang termasuk Desa Winong, Kecamatan Gempol dilarikan ke Rumah Sakit Arjawinangun.
(Awaludin)