Pemuda Tewas Dikeroyok Geng Motor di Palmerah, Polisi Periksa 7 Saksi

Dimas Choirul, Jurnalis
Kamis 27 April 2023 17:09 WIB
Seorang pemuda tewas dikeroyok geng motor di Palmerah, polisi periksa 7 saksi. (Ilustrasi/Okezone)
Share :

JAKARTA - Polisi terus menyelidiki tewasnya seorang pemuda yang diduga dikeroyok kelompok geng motor di Palmerah, Jakarta Barat. Hingga kini, polisi telah memeriksa 7 saksi.

"Saksi sudah tujuh orang kita periksa. Itu dari teman-temannya korban," kata Kapolsek Palmerah Kompol Dodi Abdulrohim kepada wartawan, Kamis (27/4/2023).

Tujuh orang saksi itu diperiksa untuk didalami keterangannya. Terkait motif dugaan penyerangan, Dodi belum dapat memastikan lebih lanjut.

"Masih kita dalami. Untuk sekarang kita fokus mencari pelaku," ucap dia.

Sebelumnya, sejumlah kelompok yang diduga sebagai geng motor menyerang pengendara sepeda motor berinisial AGP (17), MSG (19), dan RA di Jalan Tomang Raya, Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis (27/4/2023) dini hari.

Dalam kejadian itu, korban bernisial MSG dilaporkan meninggal dunia, sementara AGP mengalami luka-luka. Kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang mengarah pulang dari kawasan Mangga Besar, Kecamatan Tamansari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Sesampainya di Jalan Tomang Raya, korban dikejar para pelaku yang datang dengan menggunakan sekitar lebih dari tiga motor. Para pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam (sajam) celurit.

Akibat penyerangan itu, korban MSG dilaporkan meninggal dunia usai mengalami luka bacok pada bagian badan belakang serta dada sebelah kanan. Jasad MSG lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi.

Sementara itu, satu orang korban lain AGP mengalami luka pada bagian kepala dan tangan sebelah kiri dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Tarakan.

"Sementara untuk temannya RA, berhasil melarikan diri," ujarnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya