"Kami membayar biaya tagihan lebih besar dari sebelumnya. Ini notabene dikarenakan kebutuhan LPJU di masa pemerintahan kami itu lebih besar dua kali lipat dibandingkan sebelumnya," katanya.
Selain pengembangan sarana LPJU, jalan hingga fasilitas publik, Irsan juga mengungkapkan berhasil menangani penumpukan sampah limbah kotanya dengan lebih baik. Ia mengatakan jajarannya berhasil menangani sampah hingga 100 juta ton per harinya.
"Kami berhasil menangani penumpukan sampah selama ini, petugas kami berhasil menangani penumpukan sekira 100 Juta ton dengan diolah, didaur ulang, atau dimusnahkan agar tidak menjadi gangguan pencemaran lingkungan di kota kami," jelas Irsan.
Untuk diketahui, ajang IVL ini turut dijurikan oleh Prof. Dr. Budi Frensidy, SE, M.Com (Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia), Dr. L. Saydiman Marto, S. STP, M. Si (Analis Perundang-Undangan pada Sekretariat Ditjen OTDA, Kementerian Dalam Negeri RI), Dr. Wahyu T. Setyobudi, MM, ATP, CPM (Pengajar Global Business Marketing, Binus Business School dan Co-Founder Astagatra Institute).
(Widi Agustian)