YOGYAKARTA - Sebanyak 352 orang simpatisan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terpaksa dievakuasi dari Pendopo Tamansiswa ke Mako Polda DIY. Sembilan orang terluka dalam peristiwa kericuhan antara simpatisan PSHT dengan simpatisan suporter Brajamusti bersama masyarakat di Kota Yogyakarta pada Minggu (4/6/2023) malam.
Dirrkrimum Polda DIY, Kombes Nuredy Irwansyah Putra mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Sehingga sampai saat ini belum ada yang dijadikan tersangka dalam peristiwa itu.
Dia mengakui sampai saat ini belum ada masyarakat ataupun salah satu pihak yang melaporkan peristiwa kericuhan tadi malam. Namun karena ada kejadian, maka pihaknya lantas membuat laporan mode A.
"Ya kami tetap melakukan penyelidikan atas dasar laporan model A tadi," kata Nuredy.
Namun untuk kejadian Minggu malam, Nuredy mengungkapkan memang ada aksi saling lempar batu antar kelompok PH dan BI sehingga kemudian mengakibatkan masyarakat sekitar ikut dalam hal tersebut. Dan sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam.
Dan untuk peristiwa yang di Bantul tanggal 28 Mei 2023 lalu, Polres Bantul telah menetapkan 3 orang tersangka. Ketiganya akan dikenai pasal 170 KUHP atau pengeroyokan terhadap korban dan sudah dilakukan penyelidikan ataupun penyidikan.
"Selanjutnya dilakukan ke dalam proses hukum,"tambahnya.
Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan menghimbau kepada warga agar tidak terprovokasi untuk melakukan sebuah kegiatan yang bisa mengakibatkan tindakan kriminal yang menambah situasi keamanan atau ketertiban masyarakat di seluruh wilayah baik yang di Jogja maupun yang di luar wilayah Jogja.
Sehingga Kapolda berharap situasi tetap kondusif. Dan untuk sementara situasi sudah bisa mereka kendalikan namun demikian pihaknya tetap melakukan penjagaan dan juga akan melakukan kegiatan patroli untuk memastikan tidak ada orang yang akan melakukan tindakan anarkis lagi.
Dan agar kerusuhan tidak terulang lagi maka pihaknya terus melakukan patroli dan pengamanan. Dia juga sudah memerintahkan jajaran Polres di seluruh DIY untuk meningkatkan patroli mereka guna memastikan kondisi tetap kondusif.
"Kami juga sudah berkomunikasi dengan Polres Klaten dan kota Jawa Tengah untuk juga melakukan koordinasi sehingga bisa mengamankan situasi yang ada di wilayah Yogyakarta ini," terangnya.
(Awaludin)