"Rencana diskusi dari dokter yang menangani Fajri membutuhkan bedah digestif, Vaskuler, sama konsultan anestesi, karena RSUD kita belum ada. Kami memang ada rencana merujuk ke RSCM, tapi belum ada respon dari RSCM. Jadi kita masih mengobati infeksinya sama mengobati gizinya," jelas Taty.
Fajri sebelumnya, harus dievakuasi menggunakan forklift untuk melakukan pengobatan. Evakuasi pun dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dengan dibantu oleh warga sekitar, Rabu, (7/6/2023).
(Qur'anul Hidayat)