JAKARTA - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman buka suara terkait Mahasiswa Universitas Brawijaya Sultan Rif'at Alfatih yang harus rela mengalami patah tenggorokan akibat terjerat kabel fiber optik yang melintang di Jalan Antasari Raya Cilandak Jakarta Selatan.
Latif mengatakan, dalam perkara tersebut yang terpenting ialah keselamatan bagi Sultan sendiri. "Ini masih proses berlanjut. Yg penting kita utamakan keselamatannya Sultan," ujar Latif di Satpasim Daan Mogot, dikutip Sabtu (5/8/2023).
Terlebih, kata Latif, pihak kepolisian sendiri telah mendorong agar pemilik Kabel yakni Bali Tower bertanggungjawab penuh terkait keselamatan korban.
BACA JUGA:
"Prosesnya kan katanya dari pihak kabel sudah bertanggung jawab akan kita untuk dorong untuk bisa bertanggung jawab atas keselamatan sultan ini," imbuhnya.
Diketahui, Warga Jakarta tengah dihebohkan dengan polemik kabel menjuntai hingga memakan korban. Terbaru, seorang driver ojek online (Ojol) bernama Vidam harus merenggang nyawa akibat adanya kabel menjuntai di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.
Menanggapi hal itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan, pihaknya memastikan bakal mengusut permasalahan pelik terkait hal tersebut.
BACA JUGA:
"Iya tentunya setiap ada kejadian polisi akan turun untuk menyelidikinya. Pasti itu," ujar Latif di Satpasim Daan Mogot, Jakarta Barat, dikutip Sabtu (5/8/2023).
(Furqon Al Fauzi)