NEW YORK - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan kepada BBC jika kelompok tentara bayaran Wagner Rusia "mengambil keuntungan" dari ketidakstabilan di Niger,
Negara itu diperintah oleh junta menyusul penggulingan Presiden Mohamed Bazoum hampir dua pekan lalu.
Ada dugaan para pemimpin kudeta meminta bantuan dari Wagner, yang diketahui hadir di negara tetangga Mali.
Blinken mengatakan dia tidak berpikir Rusia atau Wagner menghasut kudeta Niger.
Namun AS khawatir tentang kelompok itu yang "mungkin memanifestasikan dirinya" di beberapa bagian wilayah Sahel.
"Saya pikir apa yang terjadi, dan apa yang terus terjadi di Niger tidak dipicu oleh Rusia atau Wagner, tapi... mereka mencoba memanfaatkannya,” katanya kepada program Focus on Africa BBC.
"Setiap tempat dimana kelompok Wagner ini pergi, kematian, kehancuran, dan eksploitasi mengikutinya. Ketidakamanan telah meningkat, bukan turun,” lanjutnya.
Dia menambahkan bahwa ada "pengulangan dari apa yang terjadi di negara lain, di mana mereka hanya membawa hal-hal buruk di belakang mereka".