JAKARTA - Sejumlah perwira tinggi (pati) TNI aktif mendapat penugasan di Badan SAR Nasional (Basarnas). Basarnas juga dikenal umum sebagai Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP).
Basarnas merupakan lembaga pemerintahan non-kementerian yang melaksanakan tugas di sektor pencarian dan pertolongan. Pada struktur organisasinya, terdapat sejumlah jabatan di Basarnas yang diisi oleh perwira tinggi (pati) TNI.
Okezone merangkum pati TNI yang pernah bertugas di Basarnas. Berikut ulasannya:
1. Marsda TNI Fachrizet
Marsda TNI Fachrizet merupakan salah seorang perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Udara. Saat ini, dia tengah mengemban tugas sebagai Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan BNPP. Mengutip laman resmi Basarnas, Fachrizet diketahui sebagai alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 1991.
Melihat perjalanan kariernya, prajurit kelahiran 24 Februari 1969 ini telah banyak menempati posisi strategis lain. Di antaranya seperti Komandan Denma Mabesau (2016), Paban I/Dok Ditdok Kodiklatau, Danlanud Atang Sendjaja (2020-2022), hingga Waasops KSAU (2022).
Setelahnya, barulah Fachrizet ditunjuk sebagai Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan BNPP.
2. Laksda TNI Ribut Eko Suyatno
Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno adalah jebolan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1990. Pria kelahiran 13 Maret 1967 ini tercatat sedang menjabat Deputi Pencarian, Pertolongan dan Kesiapsiagaan BNPP (Basarnas).
Sebelum itu, Ribut Eko Suyatno sempat menjadi Komandan Kopaska Koarmabar (2011-2013). Kemudian, dia juga banyak menyemat posisi strategis lain seperti Danlantamal IV/Tanjungpinang (2017-2019), Stafsus KSAL (2019-2020), hingga Waaspotmar KSAL (2020-2022).