Menurut anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini didatangkannya lembaga pemerintah itu (BPIP) sebagai mandat Presiden untuk menguatkan Pancasila.
"Berdasarkan Undang-Undang atas nama rakyat Indonesia, Presiden memberikan mandat dengan menunjuk Pak Hasto untuk memimpin LPSK, begitu juga dengan mandat yang diberikan kepada Pak Yudian untuk memimpin BPIP. Tugas seorang Kepala BPIP adalah melaksanakan sosialisasi ke seluruh penjuru negara untuk menanamkan rasa cinta tanah air yang didasari oleh rakyat secara berkelanjutan dengan ideologi Pancasila," katanya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mendeskripsikan lebih lanjut mengenai keberagaman yang ada di Sumenep itu sendiri.
"Sumenep bisa dikatakan sudah mulai sangat kondusif sejak tahun 1700-an. Dengan banyaknya suku, bangsa, agama, bahasa madura, bahasa bugis, bahkan Masjid dan Gereja didirikan berdampingan agar bisa menunjukkan kepada Indonesia dan dunia, mengenai kebebasan beragama," tuturnya.
Tidak lupa, Prof. Rachmad Hidayat selaku Rektor UNIBA mengungkapkan, kampus dengan tagline "Tera'Tak Adhemar" merasa bangga karena mampu melakukan kerja sama dengan BPIP dan LPSK.