Jadi Dalang Pemberontakan, Arya Wiraraja Akhirnya Lindungi Mantu Raja Singasari

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 26 Agustus 2023 07:39 WIB
Raden Wijaya kabur ke Sumenep untuk bertemu Arya Wiraraja usai pemberontakan di Singasari. (Ilustrasi/Ist)
Share :

ISTANA Singasari atau Tumapel diserbu oleh Raja Jayakatwang dari Kediri. Upaya perebutan istana oleh Raden Wijaya, menantu Kertanagara raja terakhir Singasari ini gagal. Raden Wijaya dan pasukannya melarikan diri dari ibu kota kerajaan.

 

Ia dan pasukannya melarikan diri ke utara dari ibu kota kerajaan. Tujuan utama dari Raden Wijaya dan pasukannya ini adalah Sumenep, Arya Wiraraja. Menariknya sang menantu Kertanagara ini tak tahu bila Arya Wiraraja termasuk yang mendalangi pemberontakan di Singasari.

Konon Arya Wiraraja memiliki dendam pribadi dengan Kertanagara. Sebab ia dimutasi dari pejabat tinggi di istana menjadi adipati di wilayah Sumenep Madura. Hal ini membuatnya sakit hati.

Namun, Raden Wijaya tak mengetahui, ada sosok Arya Wiraraja di balik pemberontakan. Alhasil pun meminta perlindungan ke Arya Wiraraja, yang akhirnya dikabulkan oleh sang Adipati Sumenep, sebagaimana dikutip dari "Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit".

Setibanya di Pulau Madura, Raden Wijaya dan pengikutnya segera menuju kota Sumenep untuk menemui adipati Wiraraja. Arya Wiraraja sedang dihadap oleh para punggawa. Bubarlah para punggawa ketika Raden Wijaya masuk balai. Arya Wiraraja pun tergopoh-gopoh pulang.

Peristiwa itu benar-benar membuat bingung Raden Wijaya serta pengikutnya. Mereka tidak tahu apa yang akan terjadi. Namun tidak lama kemudian Wiraraja datang kembali, membawa kuda yang telah berpelana. Raden Wijaya dipersilakan naik diiring ke rumahnya.

Istrinya di rumah telah menyediakan segala apa yang ada untuk menjamu para tetamunya. Sikap Arya Wiraraja sebagai bupati kerajaan Singasari terhadap Raden Wijaya tidak berubah dari semula, meskipun ia tahu bahwa Kerajaan Singasari telah runtuh, jatuh dalam kekuasaan Raja Jayakatwang.

Raden Wijaya beserta para pengikutnya diberi pesalin pakaian dan dijamu seperti semestinya. Peristiwa itu benar-benar mengharukan hati para tamunya. Secara spontan Raden Wijaya berjanji kepada Wiraraja, jika kelak kabul maksudnya, menguasai pulau Jawa, sebagai tanda terima kasih kerajaan akan dibagi dua antara Wiraraja dan Raden Wijaya.

Arya Wiraraja senang mendengar janji itu. Demikianlah ia juga akan membantu usaha raden Wijaya untuk mencapai maksudnya. la memberikan nasihat agar Raden Wijaya suka menyerah kepada Raja Jayakatwang di Kediri. Dalam hal ini, ia akan memberikan bantuan agar diterima sebagai pegawai di keraton Kediri.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya