5. Serat Centhini
Serat Centhini atau Suluk Tambangraras merupakan karya sastra terbesar dalam kasusastran Jawa baru yang membahas tradisi, ilmu pengetahuan, dan banyak hal yang saat itu dikhawatirkan akan punah. Raja Pakubuwana V lantas memiliki ide untuk menghimpun semua budaya dan tradisi Jawa tersebut menjadi sebuah serat yang berisi tetembangan.
Serat itu dikerjakan pada pertengahan abad ke-18 hingga awal abad 19. Raja Pakubuwana ke-V dengan dibantu tiga orang pujangga istana kemudian merangkum hal tadi agar tetap terjaga kelestariannya. Serat Centhini saat ini telah dibuat versi modern dan dalam bentuk novel trilogi sehingga dapat mudah dicerna.
(Nanda Aria)